Example 728x250
Example 728x250

PDIP Curigai Prabowo, Lima Bulan Tiga Kali ke Prancis, Shalat Idul Adha Bukanlah Argumen

Ketua DPP PDIP Andreas Hugo Pareira mencurigai Ada apa Presiden Prabowo hingga 3 kali ke Prancis dalam waktu 5 bulan. (foto : screenshot baliexpress)
banner 120x600

MIMBARJAKARTA – Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) tebar Serangan bertubi-tubi dan tampaknya menyasar Presiden Prabowo Subianto.

Setelah mengkritik instruksi wajib bahasa Prancis di sekolah, partai besutan Ketua Umum Megawati Soerkarno Putri itu kini blak-blakan mempertanyakan urgensi di balik hobi baru sang Presiden yang bolak-balik terbang ke luar negeri.

Sebagimana dikutip bali Express, Ketua DPP PDIP Andreas Hugo Pareira menuntut pemerintah untuk menjelaskan secara terbuka apa sebenarnya misi rahasia dan target konkret dari kunjungan Prabowo ke Prancis.

Pasalnya, dalam kurun waktu kurang dari 5 bulan terakhir di tahun 2026, Prabowo tercatat sudah TIGA KALI mendatangi negara pimpinan Emmanuel Macron tersebut.

“Ini kan menjadi pertanyaan karena setelah pergi sampai di sana dulu, baru kemudian penjelasannya belakangan. Seharusnya sebelum pergi rakyat sudah tahu, karena presiden pergi mewakili negara,” sentil Andreas usai Bimtek DPRD PDIP se-Indonesia di Jakarta, Sabtu (30/5/2026).

Andreas bahkan membandingkan era Bung Karno dan Soeharto yang kunjungan luar negerinya selalu diagendakan dengan sangat ketat dan transparan.

Ia juga menyindir tim komunikasi istana atau Setneg yang dinilai gagal memberikan argumen kuat kepada publik.

“Tidak bisa cuma bilang, oh ini pergi ke sana nanti mau shalat Idul Adha di Prancis. Itu kan bukan argumentasi!” pungkasnya dengan nada menohok.

Sebagai catatan, sepanjang tahun 2026 ini Prabowo memang terhitung sangat rajin ke Prancis, yakni pada 23 Januari, 14 April, dan terakhir pada 27 Mei kemarin.

Meski pihak istana mengklaim lawatan tersebut membuahkan komitmen konkret di bidang pertahanan, ekonomi, hingga pendidikan, PDIP menilai gaya komunikasi pemerintah yang serba mendadak justru memicu kecurigaan dan reaksi negatif dari publik.

Netizen pun mulai membandingkan gaya Prabowo ini dengan era Presiden Gus Dur dulu yang sempat dihujani kritik tajam akibat hobi serupa.

Bagaimana menurut kalian? Apakah bolak-balik ke Prancis dalam waktu singkat ini wajar demi diplomasi tingkat tinggi, atau justru buang-buang anggaran negara seperti yang dituduhkan? (mbid)

#PrabowoSubianto #PDIP #AndreasHugoPareira #KunjunganLuarNegeri #Prancis #PolitikIndonesia2026 #AnggaranNegara #InfoNasional #KoranBaliExpress

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *