Example 728x250
Example 728x250

Kisah Yatim Piatu di Gubuk Bocor

banner 120x600

Usia 11 Tahun Tetap Juara 1 : “Saya Ingin Sukses untuk Nenek

MIMBARNTT – Di balik dinding bambu yang bolong dan atap seng berkarat di Kampung Compang, Desa Rana Gapang, Kecamatan Elar, Kabupaten Manggarai Timur, NTT, tumbuh seorang anak perempuan dengan semangat luar biasa. Namanya Marselina Lovelia Kurniati Rindu, 11 tahun, akrab disapa Cinta.

Sejak usia 1 tahun, Cinta kehilangan ibunya. Ayahnya pergi tanpa kabar. Ia kemudian diasuh kakek dan neneknya, Sebas Tonggo dan Katarina Labe. Pada 2024, sang kakek wafat. Kini Cinta hanya hidup berdua dengan Nenek Katarina yang sudah lanjut usia.

Rumah peninggalan kakek berukuran sekitar 7×6 meter itu berdinding bambu dan papan, berlantai tanah. Saat hujan, air masuk dari atap yang bocor. Meski begitu, keterbatasan tak memadamkan semangat Cinta untuk belajar.

Selama di SDI Compang Ngeles, Cinta selalu meraih peringkat pertama. Kini ia duduk di Kelas 1 SMP Negeri 1 Elar. Setiap hari ia berjalan kaki cukup jauh ke sekolah dengan seragam seadanya, sandal yang sudah tidak layak, dan tas lusuh berisi buku.

“Cinta anak yang sangat rajin, sopan, dan selalu aktif di sekolah. Meski kurang mampu, ia tak pernah absen berprestasi,” kata salah satu mantan gurunya.

Nenek Katarina menjadi satu-satunya penopang hidup. Tanpa pekerjaan tetap, ia bekerja serabutan di ladang demi makan, buku, dan seragam Cinta. Penghasilan tak menentu. Terkadang mereka mengandalkan bantuan warga.

“Sebagai kepala keluarga, saya harus menanggung segalanya. Makan, kebutuhan sekolah Cinta, buku, dan seragam. Namun penghasilan serabutan tak cukup untuk kami berdua,” ujar Nenek Katarina dengan mata berkaca-kaca.

“Kami terdaftar PKH dan Cinta dapat PIP. Tapi belum cukup. Rumah kami bocor di mana-mana. Saat hujan kami kedinginan dan basah,” tambahnya.

Setelah pulang sekolah, Cinta membantu pekerjaan rumah. Di usia yang belum genap remaja, ia belum pernah merasakan pelukan orang tua. Namun ia tak pernah mengeluh.

“Saya ingin tetap bersekolah, kelak ingin menjadi orang yang sukses. Saya ingin membalas kasih sayang Nenek,” tutur Cinta.

Harapan Cinta dan Nenek Katarina sederhana: bisa melanjutkan sekolah dan memiliki tempat tinggal yang lebih layak dan aman.

*Ajakan Berdonasi*
Bagi masyarakat yang ingin membantu, donasi dapat disalurkan melalui:
*Rekening BRI: 764401019860529*
*Atas Nama: Katarina Labe*

Kontak yang bisa dihubungi:
*0813-4513-4110*
*0812-3938-9828*

Sedikit bantuan dari kita bisa menjadi harapan besar bagi masa depan seorang anak berprestasi yang berhak mendapat kesempatan hidup lebih.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *